3. Strategi Pemetaan Produk (Product Mapping)
Sebuah
usaha dapat sukses karena dibangun melalui pemikiran skala industri, dan
dijalankan dengan jelas baik dari segi skala organisasi, usaha maupun jangkauan
pasarnya. Pada umumnya suatu perusahaan terlebih dahulu akan melakukan pemetaan
posisi perusahaan terhadap pasar, khususnya terhadap pesaing yang paling
potensial.
Banyak wirausaha yang sulit berkembang karena tidak
mengetahui pesaing usaha paling potensial yang harus dihadapi. Sebelum
menjalankan usahanya, sebaiknya wirausaha membuat hierarki pemetaan
produk(hierarchy of product mapping). Setelah itu baru dilanjutkan dengan
pemetaan kualitas, harga dan popularitas produk sehingga tercipta rencana usaha
yang baik.
4. Strategi Pemetaan Kualitas dan
Harga Pasar untuk Mengetahui Posisi Produk di Pasar
Salah satu faktor penyebab kegagalan ketika usaha sudah mulai berjalan
adalah ketidaktahuan akan posisi kualitas dan harga produk di tinggkatan pasar
persaingannya. Semakin mengetahui posisi strategis produk di pasar, akan
mempermudah wirausaha menjalankan, memperbaiki strategi dan menyusun rencana
usahanya. Konsep pemetaan kualitas dan harga antara produk-produk di pasar
adalah dengan membandingkan kualitas produk dengan harga. Sebagai acuan
pemetaan digunakan kualitas yang sering dibeli konsumen dengan harga rata-rata
pasar.
5. Mengetahui Teori Permintaan
dan Penawaran (Suppy and Demand Theory)
Salah satu teori yang
harus dikuasai seorang wirausaha dalam mempersiapkan strategi menjalankan usaha
adalah teori permintan dan penawaran. Ketidak mengertian teori ini dapat
mempengaruhi mekanisme pengambilan kebijakan harga dan keseimbangan pasar
produknya.
Mekanisme harga di pasar
adalah proses yang terjadi karena adanya tarik-menarik di pasar (penawaran dan
permintaan). Harga barang akan naik jika permintaan dari konsumen lebih besar
dari barang yang di tawarkan oleh perusahaan di pasar. Begitu pula sebaliknya,
bila permintaan barang melemah harga barang akan turun. Itulah yang disebut
dengan mekanisme harga yang dipengaruhi oleh perilaku konsumen.
a.
Perilaku Konsumen dan permintaan suatu produkdi pasar
Perilaku konsumen terhadap suatu barang
akan menimbulkan permintaan di pasar. Hal ini yang menjadi dasar dari hukum
permintaan, yaitu bila harga barang naik, jumlah barang yang diminta konsumen
akan menurun, ada 2 anggapan pokok untuk dapat mewujudkan Hukum Permintaan,
yaitu :
1)
Kepuasan setiap konsumen dapat
diukur dengan uang atau satuan ukur lainnya. Pendekatan itu disebut Marginal
Utility
2)
Tingkat kepuasan konsumen dapat
lebih tinggi atau lebih rendah. Oleh karena itu, pendekatan konsumen tidak bias
dipastikan atau diukur (Indefference Curves)
Hukum Gossen menyatakan semakin
banyak suatu barang dikonsumsi, maka tambahan kepuasan marginal setiap satuan
tambahan yang dikonsumsi akan menurun.
b.
Mekanisme harga di pasar
The Law of Diminishing adalah hukum yang
menyatakan bahwa bila suatu macam input ditambah dengan penggunaannya sedangkan
input lainnya tetap, maka tambahan output yang dihasilkan dari setiap unit
input yang ditambahkan akan meningkat tetapi kemudian akan menurun bila input
tersebut terus ditambah.
Hukum penawaran adalah semakin tingginya
harga suatu barang dipasar diharapkan jumlah barang yang ditawarkan akan
semakin tinggi juga. Namun, hukum penawaran tidak akan menciptakan terjadinya
sebuah transaksi jika tidak terjadi pertemuan dengan hukum permintaan.
6. Mengenal Perilaku Konsumen
dalam Menentukan Strategi Pemasaran dan Promosi Terkadang
konnsumen mengatakan bahwa ia membutuhkan dan menginginkan sebuah produk,
tetapi yang terjadi adalah sebaliknya. Pemasar perlu mempelajari keinginan,
persepsi, preferensi dan perilaku konsumen yang sebenarnya dalam membeli produk
yang dibutuhkannya.
a.
Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen
·
Faktor budaya
·
Kelas sosial
·
Keluarga
·
Usia dan tahap siklus hidup
·
Jenis pekerjaan
·
Kondisi ekonomi
·
Gaya hidup
b. Proses keputusanpembelian
Ada lima peran yang dimainkan seseorang dalam mengambil keputusan pembelian,
yaitu :
1.
Pencetus ide (initiator)
2.
Pemberipengaruh (influencer)
3.
Pengambilkeputusan (decider)
4.
Pembeli (buyer)
5.
Pemakai (user)
7. DaurHidupProduk (Product Life
Cycle)
Daur hidup produk sangat penting untuk diketahui oleh wirausaha ketika memulai usaha. Daur hidup produkter diri dari
4 tahap, yaitu:
a)
Tahap perkenalan (Introduction)
b)
Tahap pertumbuhan (Growth)
c)
Tahap mapan (Mature)
d)
Tahap penurunan (Decline)
Soal :
1.
Salah satu faktor penyebab
kegagalan ketika usaha sudah mulai berjalan adalah ………..
2.
Sebutkanlangkah-langkahmembuatrencanausaha
yang baiksebelummenjalankanusaha ….
3.
Ada limaperan yang dimainkanseseorangdalammengambilkeputusanpembelian,
yaitu ……
4.
Satu
teori yang harus dikuasai seorang wirausaha dalam mempersiapkan strategi
menjalankan usaha adalah …
5.
Sebutkan 3 faktor yang
mempengaruhiperilakukonsumen..
7.
Apa yang dimaksuddenganThe Law of Diminishing…..
8.
Hukum
penawaran tidak akan menciptakan terjadinya sebuah transaksi jika
…..